SARADAN NEWS

PIMPINAN DAN STAF SARADAN NEWS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1434 H, MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Senin, 18 Maret 2013

Dinas Kesehatan SBT Akui Kekurangan Sumber Daya Manusia


Dinas Kesehatan SBT Akui Kekurangan Sumber Daya Manusia

Bula-Maluku 18/13, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Abas Rumatumerik mengatakan, salah satu hambatan yang di alami oleh Dinas Kesehatan SBT adalah masalah Sumber Daya Manusia (SDM), karena banyak Dokter yang ada di SBT adalah Dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT), sedangkan yang Pegawai Negeri Sipil hanya Lima orang.

Penegasan tersebut disampaikan Rumatumerik saat pertemuan dengan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Maluku di ruang rapat Kantor Bapeda SBT, menurutnya saat ini berbagai Puskesmas yang ada di Kabupaten SBT ditempati oleh Dokter PTT yang masa kontraknya hanya 1 tahun, dimana pada tahun pertama 6 Bulan dan dilanjutkan menjadi 1 tahun, Sedangkan untuk tahun 2013 dan 2014 nanti masa kontrak Dokter PTT adalah 2 tahun.

Sementara terkait dengan masalah Bidan menurut Rumatumerik masih sangat minim karena tenaga Bidan di SBT, baik PNS maupun PTT baru mencapai 36 orang, jika dibandingkan dengan daerah SBT yang seberannya mencapai 15 Kecamatan dan ratusan desa sangat kekurangan, termasuk tenaga perawat, namun untuk tenaga perawat, Dinas Kesehatan SBT telah bekerja sama dengan pihak Poltekes Ambon untuk membuka Satu Kelas khusus di Masohi Maluku Tengah dimana untuk saat ini tenaga perawat telah terpnuhi, sehingga kedepan akan dibuka lagi untuk tenaga Bidan.

Dia mengatakan untuk tahun 2013 akan diupayakan melalui APBD II dimana tenaga Honorer yang berada di daerah terpencil akan diangkat menjadi Pegawai Tidak Tetap dan saat ini baru mencapai 20 orang karena keterbatasan dana, sehingga dirinya mengusulkan ke Provinsi melaui Komisi D DPRD Provinsi agar diakomudir Pegawai Tidak Tetap khususnya Kesehatan dengan dana APBD Provinsi yang diberikan ke Kabupaten SBT.

Dalam Rapat Musyawara Rencana Pembangunan (Musrembang) Kabupaten SBT juga muncul keluhahan dari para Camat, yang mengatakan kalau hampir semua Puskesmas terdapat kekuarangan tenaga kesehatan, sementara banyak Pustu yang dibangun namun tidak pernah ditempati petugas, disisi lain banyak desa yang juga belum memiliki Pustu dan tenaga kesehatan sehingga pelayanan kesehatan tidak berjalan dengan baik.

Olehnya mereka berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur untuk dapat memperhatikan tenaga kesehatan pada kecematan dan desa, mereka meinta agar Tenaga Kesehatan yang banyak terdapat di Kota Bula untuk di seberkan ke kecamatan yang mengalami kekurangan tenga kesehatan seperti Kecamatan Teor dan Kecematan Wakatei.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar